Tampilkan postingan dengan label Elektronika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Elektronika. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 November 2012

Capacitance program in C++




Program ini merupakan program yang mana mengenalkan fungsi void sebagai sub program agar program yang kita buat tertata rapi dan program yang saya buat adalah program untuk menghitung nilai kapasitansi sebuah rangkaian kapasitor , berikut langsun saja contoh programnya :


#include<iostream>
using namespace std;
void Muatan();
void Tegangan();
void Capasitansi();

void muatan(){
float Q1,C1,V1;
cout<<"Masukkan Muatan listrik total(coulomb): ";
cin>>Q1;
cout<<"Masukkan Capasitansi listrik total(farad): ";
cin>>C1;
V1=Q1/C1;
cout<<"Muatan total listrik adalah "<<Q1<<" coulumb\n\n";
}
void tegangan(){
float C2,Q2,V2;
cout<<"Masukkan muatan listrik total(coulumb): ";
cin>>Q2;
cout<<"Masukkan capasitansi listrik total(farad): ";
cin>>C2;
V2=Q2*C2;
cout<<"Tegangan total listrik adalah "<<V2<<" volt\n\n";
}
void capasitansi(){
float V3,Q3,C3;
cout<<"Masukkan tegangan listrik total(volt): ";
cin>>V3;
cout<<"Masukkan muatan listrik total(coulomb): ";
cin>>Q3;
C3=V3/Q3;
cout<<"Capasitansi listrik adalah "<<C3<<" Farad\n\n";
}

main(){
cout<<"Program Sederhana Muatan,Capasitansi, dan Tegangan Listrik\n";
cout<<"=====================================================\n";
cout<<"Menghitung Muatan Listrik\n";
cout<<"---------------------------\n";
muatan();
cout<<"Menghitung Tegangan Listrik\n";
cout<<"---------------------------\n";
tegangan();
cout<<"Menghitung Capasitansi Listrik\n";
cout<<"-----------------------\n";
capasitansi();
return 0;
}


Selamat mencoba .



Calculate power electrical with C++ program




langsung saja program ini saya buat pada sistem operasi windows dengan menggunakan aplikasi code block dan berikut contoh program menghitung nilai daya apabila di ketahui nilai arus dan hambatan ,berikut contohnya :


#include <iostream>
using namespace std ;
int main()
{
   cout<<"program penghitung daya "<<endl<<endl<<endl;
   int i,r,v,p;
   cout<<"masukan nilai arus:";cin>>i;
   cout<<"masukan nilai hambatan:";cin>>r;
   v=i*r
   cout<<" tegangan:"<<V<<endl;
   cin>>v;
   p=v*i
   cout<<" daya:"<<P<<endl;
   return 0;
}



Selamat mencoba.

Regulator




Regulator pengubah tegangan bekerja pada prinsip yang berbeda.tegangan bolak-balik yang masuk disearahkan tanpa menggunakan transformator listrik untuk menghasilkan tegangan searah.  Tegangan ini kemudian di nyalakan dan di matikan dengan kecepatan tinggi oleh saklar elektronik yang bisa di lewati frekuensi tinggi, rendah ,tranformator atau inductor.  siklus dari gelombang keluaran meningkatkan daya pada keluaran yang dibutuhkan .sehingga tegangan listrik selalu berubah nilainya secara teregelasi. . jika regulator menggunakan frekuensi tinggi yang terisolasi pada transformator ,maka keluaran akan terisolasi dari sumber listrik dan ini sangat penting untuk keselamatan. Daya pada masukan terjadi pada kecepatan yang sangat tinggi yaitu 10khz-1Mhz .frekuensi dan tegangan yang tinggi pada tahap awal menghasilkan tegangan pada trafo yang jauh lebih kecil dan sinyal frekuensi listrik disearahkan oleh kapasitor yang berfungsi sebagai filter . Setelah tegangan bolak balik di searahkan menjadi tegangan dc pada trafo kedua untuk menjaga agar tegangan keluaran tetap konstan dan stabil, regulator membutuhkan sebuah controller umpan balik untuk memonitor arus yang di pakai pada beban .
Regulator termasuk bagian dari fitur keselamatan seperti pembatas arus untuk melindungi perangkat dan pengguna dari bahaya. contohnya arus kuat pada daya yang terdeteksi tidak normal ,cara suplai beralih dapat di asumsikan sebagai hubungan singkat dan akan mati secara otomatis sebelum kerusakan terjadi. Selama beberapa dekade suplai tegangan pada computer memberikan sinyal listrik untuk motherboard yang gunanya untuk mencegah pengoperasian yang berlangsung bila suplai tegangan yang ada tidak normal. Regulator pengubah tegangan biasanya bekerja pada batas tertentu yaitu pada keluaran arus yang minim dan hanya mampu menampilkan keluaran pada tingkat tegangan yang berbeda dan tidak dapat berfungsi dibawah titik normal. Dalam kondisi tanpa beban, frekuensi dari tegangan meningkatkan siklus yang tinggi , menyebabkan transformator terisolasi dan hanya menjadi kumparan tesla, yang menyebabkan kerusakan karena lonjakan yang sangat tinggi yang di hasilkan oleh tegangan listrik.

Jumat, 16 November 2012

Rangkaian Stopwatch Digital

-Rangkaian Stopwatch Digital (schematic)  :



-Tata Letak Komponen :























*Berikut adalah tampak dari hasil route dari schematic rangkaian Stopwatch digital yang mana disini 
saya menggunakan double layaer yang artinya memakain dua permukaan pcb.


-layout keseluruhan :

























-Top layer :




Bottom Layer :



*Ket:
-Gambar-gambar diatas dibuat menggunakan software Eagle versi 6.2
-Garis route merah(bagian atas PCB),garis route biru (bagian bawah PCB)         

-Daftar Komponen :
1.Kapasitor polar C1 : 3,3uF/10v
2.Kapasitor C2  :0,01 uF
3.Resistror R1,R4,R5,R6 : 10K
4.Resitor R2 : 3,9 K
5.Resitor R3 : 200K
6.Resistor R7 : 4,7K
7.Reesistor R8-R14 : 330ohm
8.Resistor R15-R18 : 1K
9.Potensiometer VR1 : 22K
10.IC1 : LM555
11.IC2 :MM74C926
12.Transistor T1,T3-T6 : BC547
13.Transistor T2 : BC557
14.Switch 
15.D1-D4 : 7Segemen common anoda 
16.Catudaya :5V DC

-Cara Kerja : 
Rangkaian ini adalah rangkain analog stopwatch digital dengan menggunakan ic timer LM555 dan ic digit counter MM74C926.Ketika dalam keadaan mula-mula 7 segmen akan menampilkan angka 0000(4 digit ) . Jika SW2 di tekan waktu akan mulii berjalan dengan kelipatan 1 detik pada pin 1 dan pada pin 2 waktu akan berjalan pada kelipatan waktu 0,1 detik .Saklar S3  di gunakan untuk mereset waktu ke kondisi awal.







Minggu, 21 Oktober 2012

Sistem Otomasi






Kemajuan dibidang teknologi terutama pada bidang Elektronika
dan teknologi ICT sangat pesat dan ini sangat mempengaruhi kemajuan
pada proses produksi di industri, ada tuntutan bagi industri yaitu bekerja
cepat, optimnal, jumlah produksi banyak dan ketelitian serta akurasi
produk sebagai tuntutan kualitas harus dipenuhi. Untuk memnuhi tuntutan
tersebut tidak mungkin dipenuhi apabila masih mengandalkan
kemampuan manual dan menggantungkan produksi dari kerja sumber
daya manusia yang memiliki keterbatasan ketahanan bekerja dalam
waktu yang lama, kerja malam hari, ketelitian dan kesamaan karakteristik
hasil produk. Oleh karena itu sistem otomasi elektronika saat ini
berkembang sangat pesat baik dari sisi teknologi, konfigurasi, maupun
kapasitas dan kemampuannya. Sistem ini sangat universal dan fleksibel
sehingga dapat dimanfaatkan oleh industri kecil sampai dengan industri
besar di segala bidang dengan cakupan pemakaiannya sangat luas dan
beragam.
Sistem Otomasi Industri dapat diartikan sebagai sistem dengan
mekanisme kerja dikendalikan oleh peralatan elektronik ( electronic
hardware ) berdasarkan urutan-urutan perintah dalam bentuk program
perangkat lunak (electronic software ) yang disimpan di dalam unit
memori kontroler elektronik. Dalam membangun sistem otomasi industri
antara hardware, software harus menjadi satu kesatuan dan merupakan
sekuensial (urutan) pekerjaan atau sering disebut dengan tahapan, yang
meliputi pekerjaan tahap pembangunan yaitu suatu industri dipersiapkan
sejak awal yang meliputi perencanaan, persiapan, perakitan , instalasi,
pemrograman, inspeksi, komisioning. Selanjutnya pekerjaan tahap
operasional dimana sistem otomasi industri sudah siap dioperasikan,
sehingga perlu pemeliharaan dan jika terjadi kerusakan perlu dilakukan
perbaikan. Oleh karena sistem otomasi industri perkembangan
berdasarkan tuntutan kebutuhan sangat tinggi maka sisem otomasi harus
senantiasa dikembangkan, sehingga diperlukan pekerjaan tahap
pengembangan meliputi perencanaan, persiapan, perakitan, instalasi,
pemrograman, inspeksi, komisioning.Otomasi: dapat didefmisikan
sebagai teknologi yang berlandaskan pada aplikasi sistem mekanik,
elektronik dan komputer. Sering aplikasi otomasi industri dibuat dalam
bentuk robot industri, dan robot merupakan komponen utama dalam
teknologi otomasi berfungsi sebagai pelaksana pekerjaan yang biasanya
dikerjakan oleh buruh, pekerja manusia. Oleh karena robot merupakan
mesin yang dibuat dalam pabrik maka ia memiliki kemampuan dan daya
tahan bekerja secara terus-menerus tanpa mengenal lelah. Penempatan
robot dalam aplikasi otomasi industri hingga saat ini selalu berkembang,
dalam aplikasinya robot industri dibuat mulai dari yang sederhana seperti
belt konveyer, mesin pengisi minuman, mesin las otomatis sampai
aplikasi robot modern untuk pembuatan mobil, pesawat terbang dan
pusat tenaga nuklir. Dengan demikian robot dapat diciptakan untuk menggantikan posisi-posisi pekerja baik dalam bagian produksi dengan
program keahlian rendah maupun sebagai pengganti teknisi profesional
dengan program keahlian lebih komplek.
Ditinjau dari aplikasinya otomasi dapat dibedakan berdasarkan obyek
yang harus diselesaikan, yaitu:
1. Tipe tetap yaitu mesin otomatis dibuat khusus untuk
menyelesaikan pekerjaan produksi tertentu saja, dan tidak
drancang untuk meyelesaikam produk lainnya. Pada umumnya
mesin otomasi jenis ini digunakan untuk produksi dalam jumlah
banyak dan dibutuhkan waktu produksi yang cepat akan tetapi
sangat ekonomis biaya produksinya dengan efisiensi yang cukup
tinggi.
2. Tipe semi tetap: mesin dibuat untuk memproduksi atau
menangani satu macam produk atau tugas, namun dalam
beberapa parameter (ukuran, bentuk dan bagian produk) dapat
diatur secara terbatas. Investasi awal termasuk cukup tinggi,
karena mesin masih bersifat khusus. Robot yang mandiri
termasuk dalam kategori ini.
3. Tipe fleksibel, mesin dibuat agar dapat digunakan untuk banyak
ragam produknya, sistem otomasi lebih bersifat menyeluruh,
bagianbagian produk dapat diproduksi pada waktu yang
bersamaan. Yang termasuk dalam kategori ini misalnya FMS
(Flexible Automation System) dan CIM (Computer Integrated
Manufacturing). Robot adalah salah satu pendukung dalam
kelompok otomasi ini.
Sistem otomasi tidak bisa lepas dengan sistem pengaturan
ataupun sistem pengendalian, dan dalam sistem pengaturan tujuan
utamanya adalah mengatur dan mengendalikan nilai output tertentu dari
sebuah peralatan sehingga mencapai nilai yang dikehendaki. Peralatan
yang dikendalikan disebut dengan Plan, peralatan yang mengatur atau
mengendalikan disebut dengan kontroler dan nilai yang ingin dicapai
disebut dengan input atau setting point. Besaran yang dikendalikan pada
sistem pengaturan diantaranya suhu (temperatur), kecepatan, arus dan
tegangan listrik, tekanan dst.


daftar pustaka : ebook otomasi industri dari agus putranto

Kamis, 18 Oktober 2012

Radiasi pada komponen


Matahari memanasi bumi melalui radiasi yang merambat pada
kecepatan cahaya. Dalam radiator listrik ( Gambar 3 ), sinar-sinar panas
dari sebuah elemen pada panas merah yang terang lewat dengan cepat
melalui udara tanpa memanasi atmosfer tetapi menaikkan temperatur zat
padat dalam daerahnya. Berarti tembok, mebel dan badan manusia
menyerap panas dan menjadi lebih panas. Sebagaimana dapat dilihat
melalui bagan, sinar-sinar panas merambat dalam garis lurus dan
dipantulkan oleh permukaan-permukaan mengkilap dengan cara yang
sama seperti cahaya ; tetapi diserap oleh permukaan-permukaan hitam.
Pemanas-pemanas radiator pemantul tidak cocok untuk mengontrol
panas statik ( termostatik ).
Juga adalah menarik untuk memperhatikan bahwa bagian panas lewat
melalui pemantul karena hantaran yang pada gilirannya memanasi
lapisan-lapisan udara sekeliling untuk menghasilkan sejumlah konveksi
panas tertentu.
Untuk mencegah oksidasi, elemen-elemen digulungkan dengan kawat
nikel-chrome ( 80 % nikel dan 20 % chrome ) dengan koefisien
temperatur yang kecil. Paduan ini memiliki keuntungan tambahan yakni
tahanan yang tinggi setiap satuan panjang sehingga diperoleh suatu
sumber panas yang padat.




Pemanas-pemanas sinar infra merah dapat dirancang agar
memancarkan gelombang-gelombang elektromagnet yang panjang
dalam daerah 3 mikron untuk menghasilkan kenyamanan tubuh. Elemen
pemanas ditutupi di dalam sebuah tabung silika bersekering. Bahan ini
adalah penghantar jelek tetapi sangat tembus pada cahaya radiasi infra
merah. Selanjutnya tabung bekerja sebagai sebuah pelindung arus
udara yang tidak teratur yang menabrak elemen-elemen tersebut dan memperpendek umur elemen. Bahan tabung pembias juga memberikan
tingkat keamanan dalam hal mencegah tersentuhnya kawat yang
dipanasi.
Suatu variasi dapur api listrik yang hampir tak habis-habisnya, bekerja
berdasarkan satu atau lebih dari prinsip-prinsip dasar pemindahan panas.
Catatan dapat dibuat bagi pemanas-pemanas unit industri yang
mempunyai daya sampai beberapa kW. Digulung bersama sebuah
elemen kawat bergulung yang ditempatkan di depan sebuah kipas, dapat
dipasang pada suatu ketinggian sekitar 2-3 m dan meniupkan udara
panas di sekeliling suatu daerah lebar. Dalam cara ini suatu tingkat
ventilasi yang dipaksakan juga tersedia.
Radiator berisi minyak adalah sebuah pemanas lain dengan kedua
keluaran yang bersifat radiasi dan bersifat konveksi. Pada mulanya
dirancang dalam bentuk radiator pemanasan sentral tipe kolom, sekarang
ini pemanas tersebut sering dilesung dan memiliki selubung saluran kecil
baja tekan yang rapi. Unit ini sebagian diisi dengan suatu minyak tingkat
tinggi yang dipanasi dengan sebuah pemanas tipe celup. Minyak memuai
dan secara merata memanasi sleubung. Di sana terdapat sebuah
pengontrol termostatik yang terpasang bersama sebuah pemutus beban
lebih untuk ukuran-ukuran yang lebih besar, dan pemanas dapat
dipasang tembok atau berdiri bebas.Pemanas panel juga dihasilkan dalam berbagai jenis. Elemen-elemen
yang datar ditanam di dalam berbagai bahan. Dalam satu jenis, sebuah
elemen karbon disisipkan di antara panel-panel bahan batu tulis.
Kebanyakan panas dikeluarkan sebagai radiasi temperatur rendah. Telah
ditemukan bahwa proporsi yang besar dari pancaran panas ( radiasi )
dikeluarkan ketika panel-panel tersebut dipasang pada langit-langit.


Jumat, 20 Juli 2012

RANGKAIAN PENGUSIR BINATANG SEPERTI NYAMUK,TIKUS DAN KECOA

- Rangkaian schematic :


- Posisi komponen pada board :


- Layout pada board :



-Daftar Komponen :
R1                     = 1,8K ohm
R2                     = 5,6K ohm
R3                     = 1K ohm
R4                     = 480 ohm
Kapasitor C1      = 2,2nF
kapasitor Polar   = 0,022 uF/6V
Ic timer              = NE555
speaker              = tweeter 8 ohm
catu daya           = 5 Volt

- Cara kerja rangkaian :
pada prinsipnya rangkaian ini di peruntukkan untuk mengusir hama binatang pengganggu seperti nyamuk,kecoa dan tikus . Rangkaian ini bekerja ketika posisi tertutup (close) , fungsi IC NE555 disini adalah sebagai pengendali waktu bunyi buzzer yang menggunakan resistor dan kapasitor , ketika berbunyi buzzer akan mengeluarkan bunyi dan dengan frekuensi yang dapat mengganggu binatang seperti nyamuk,kecoa dan tikus sehingga binatang tersebut tidak akan datang ketempat itu . Disarankan rangkaian ini di taruh dimana banyak terdapat binatang tersebut . Selamat membaca ^_^

Jumat, 13 Juli 2012

ULTRASONIK TRANSMITTER

-RANGKAIAN SCHEMATIC  :





-POSISI KOMPONEN PADA PCB BOARD  :





-LAYOUT PCB BOARD :



DOWNLOADER ATMEGA 8

-RANGKAIAN SCHMATIC :



-LETAK KOMPONEN PADA PCB :






-LAYOUT PADA PCB BOARD :






POWER SUPPLY 12VOLT

Skema rangkaian power supply 12Volt :






Posisi komponen pada PCB :





Layout pada PCB :




daftar komponen:
1.C1-C2 =1000uF
2.C3-C4 =0,1uF
3.Diode bridge
4.Trafo CT
5.IC 7812
6.IC 7912


selamat membaca dan membuat rangkaian tersebut hehehe .


















AMPLITUDO

















Jarak antara puncak gelombang bunyi dan titik rata-rata atau nilai sesaat dari suatu tegangan , arus atau daya listrik yang mengalir pada beban .Dalam hal penguat daya frekuensi ,kita mengenal amplitudo sesaat(intidental amplitude) ,amplitudo maksimum(maximum amplitude), amplitudi efektif(effective amplitude ), amplitudo rata-rata (average amplitue ).
















Kamis, 05 Juli 2012

RANGKAIAN BEL SEDERHANA

Rangkaian ini di desain menggunakan  software eagle ,langsung aja ini gambarnya :

1.Skematik



2.Tata letak komponen



3.Layout pada PCB





*Daftar komponen yang di butuhkan :
-R1                   : 10K
-R2                   : 56K
-C1 DAN C2     : 0,01 uF
-C3(POLAR)     : 1uF 15V
-IC TIMER        : NE555
-SPEAKER        :8Ohm 0,5Watt
-SWITCH ON/OFF
-CATU DAYA 5-15 V



*CARA KERJA RANGKAIAN :
-Rangkaian ini adalah sebuah pengaplikasian IC TIMER atau IC NE555 dengan menggunakan mode  astable multivibrator .Rangkaian ini berfungsi untuk menghasilkan frekuensi osilator sebesar 1 kHz dan dapat diubah dengan mengganti nilai resistor R1.Speaker akan mengeluarkan bunyi dengan frekuensi sebesar 1kHZ . Bunyi yang di hasilkan berupa bunyi beep panjang .

kira-kira biaya untuk membuat ini kisaran Rp30.000 atau Rp25.000

ini kalau mau melihat data sheet komponen



Rabu, 04 Juli 2012

Komponen elektronika dan satuan internasionalnya


SISTIM SATUAN

*Satuan-satuan dan awal satuan








*Daftar awalan satuan



*Satuan dasar


*Satuan-satuan dalam teknik listrik










Selamat membaca ^_^



Pengenalan Komponen part 2

1.INDUKTOR 


Induktor adalah belitan konduktor yang dapat menimbulkan adanya induktansi . Induktor mencakup sebuah komponen yang sekurang kurangnya adalah suatu koil kawat yang di lilitkan pada former untuk di berikan induktansi yang diinginkan atau dalam pengertian lain induktor adalah piranti penyimpan energi dalam medan magnet . Induktor terbuat dari kawat tembaga yang berbentk kumparan .Bila kumparan di suplai oleh sinyal generator maka arus akan mengalir dalam kumparan ,sehingga terjadi tegangan yang diinduksikan pada kumparan yang nilainya sebanding dengan kecepatan perubahan arus yang mengalir dalam kumparan .


2.TRANSISTOR 


Transistor adalah suatu alat/komponen elektronik yang terbuat dari semikonduktor dan tiga kaki untuk di hubungkan dengan komponen atau alat lain ,dapat di gunakan sebagai penguat (amplifier) ,dtector,dan saklar sinyal llistrik atau elektromagnetik . Kata transistor berasal dari kata transfer dan resistor .Transfer artinya perubahan atau pemindahan dan resistor artinya tahanan /hambatan .Pada daasarnya ada dua jenis transistor yang mempunyai cara kerja yang berbeda ,yaitu :
a.Jenis NPN
b.Jenis PNP
Dan berdasar kegunaannya transistor di bagi menjadi dua ,yaitu :
a.Transistor untuk frekuaensi rendah
b.Transistor untuk frekuensi tinggi

3.TRANSFORMATOR



Suatu komponen yang terbuat dari kumparan-kumparan atau merupakan perluasan penggunaan koil ,yang berfungsi atau di pakai untuk memindahkan arus bolak-balik(AC) ke arus searah (DC) .Ada dua gulungan kawat (koil ) yang tidak berhubungan secara langsung kedua gulungan kawat tersebut di lilitkan pada koker dari selinder kertas ,lalu pada koker di beri plat besi yang disusun berselang seling menyerupai huruf E .Lapisan/Plat besi tersebut  berguna untuk memperkecil interaksi pada pulsa pulsa frekuensi tinggi atau interferensi .


Entri Populer

Amazon product